Senin, 29 Februari 2016

Kegiatan Pendataan dan Pemetaan POSDAYA di Desa Wonosalam, Jombang

Salam kritis !!!
Foto dari sebelah kiri : Ndaru, Ulfa, Putri, Hafina,Wafa, Abdillah,Ma'arif, Arial,Pak Tarno, Alvin, Rahma, Lisma, Bila, Syauqi



Kemarin, hari Sabtu dan Minggu tanggal 20 – 21 Februari 2016. 15 orang dari anggota UKM FORDIMAPELAR UNTAG SURABAYA diberi kepercayaan oleh LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) UNTAG Surabaya  untuk melakukan pendataan dan pemetaan keluarga dengan didampingi oleh pak Tarno salah satu dosen UNTAG SURABAYA dalam rangka pemberdayaan masyarakat melalui Pos Pemberdayaan Keluarga (POSDAYA) yang di bentuk oleh LPPM UNTAG SURABAYA di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Desa Jarak dan Desa Galengdowo.

Masih bingung apa itu POSDAYA? Jadi POSDAYA adalah sarana silaturahmi, komunikasi, advokasi dan wadah penguatan fungsi - fungsi keluarga secara terpadu, yaitu pelayanan pengembangan keluarga secara berkelanjutan, dalam berbagai bidang, terutama agama, kesehatan, pendidikan, wirausaha, dan lingkungan. agar keluarga tumbuh mandiri di desa atau di lingkungan kediaman masing masing.


foto : salah satu POSDAYA di desa Jarak



Perjalanan kami pun dimulai hari Sabtu pagi pukul 09.30 , kami berangkat dari kampus merah putih menuju Wonosalam yang berjarak 70 Km , mengendarai sepeda motor dan di iringi cuaca cerah dan udara sejuk mennjadikan kami semakin bersemangat untuk melakukan pendataan POSDAYA di Kecamatan yang identik dengan festival duren itu.

Sesampainya dilokasi tujuan kami lantas beristirahat dahulu dan briefing mengenai kondisi POSDAYA di desa Galengdowo dan Desa Jarak. Pendataan dihari pertama dipimpin oleh Kak ndaru di desa Galengdowo kemudian dilanjutkan dihari kedua di desa Jarak yang dipimpin oleh Wafa. Selagi mendata  di sana kita juga tidak ingin melewatkan kesempatan untuk menikmati segarnya lingkungan yang masih asri  disana dan meneliti kondisi serta kesulitan yang dihadapi pada masayarakat di situ.


foto : ketika briefing sebelum melakukan pendataan ke rumah warga
inilah ekspresi teman teman fordimapelar pada saat berjalan- jalan di desa

Foto : saat melakukan pendataan



Ternyata bukan hanya durian saja yang banyak disana, masih banyak potensi alam lainnya yang dapat kita kembangkan untuk bisa memajukan desa tersebut. seperti, susu sapi yang banyak diproduksi disana, buah salak yang tumbuh melimpah, dan banyak buah lainnya yang tumbuh disana karena memang tanah di sana cukup subur untuk ditanami apa saja, dan tidak lupa juga pesona alam nya yang masih asri dan indah ini yaitu, air terjun tretes dan sungai sungai jernih nya.

pemandangan pagi di Wonosalam
Foto : perjalanan di Wonosalam



Setelah kami melakukan pendataan seluruh keluarga yang ada di 19 POSDAYA dan berjalan jalan, kami lanjutkan dengan pemetaan tingkat kesejahteraan keluarga disana dari keluarga prasejahtera, keluarga sejahtera tahap 1 hingga keluarga sejahtera tahap III plus. Yang kemudian data tersebut kami berikan kepada pihak LPPM UNTAG Surabaya Untuk ditindaklanjutkan sebagai bentuk pemberdayaan desa binaan dan peningkatan akreditasi UNTAG SURABAYA.


foto : ketika teman teman fordimapelar melakukan pemetaan di rumah pak tarno


saya harap dari perjalanan ini kita dapat mengembangkan  desa Wonosalam dengan potensi alam nya tanpa merusak keasrian alamnya.


salam kritis dari teman fordimapelar dan jangan lupa bahagia